Seputar Peradilan

UPACARA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN DI PENGADILAN AGAMA KUNINGAN

Kuningan-Senin tanggal 12 November 2018 bertempat di halaman depan gedung Pengadilan Agama Kuningan, seluruh aparatur Pengadilan Agama Kuningan melaksanakan upacara memperingati hari pahlawan ke 73 sebagai bentuk peringatan perjuangan para pahlawan yang merebut kemerdekaan dari penjajah serta mempertahankan kedaulatan negara dan mewariskannya pada bangsa Indonesia hingga saat ini.

Dalam upacara tersebut, wakil ketua Pengadilan Agama Kuningan Bapak Drs. H. Jojo Suharjo bertindak sebagai pembina upacara membacakan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia yang pada intinya menekankan bahwa perjuangan para pahlawan dapat terus dilakukan oleh masyarakat dengan terus berkontribusi di lingkungan sekitar. Perjuangan para pahlawan di era sekarang tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, namun perjuangan yang lebih bersifat pembangunan  dan menanamkan nilai-nilai positif bagi masyarakat.

Sejarah lahirnya hari pahlawan 10 November adalah peristiwa perang mempertahankan kemerdekaan antara penduduk Indonesia melawan tentara sekutu (Britania dan India Britania) yang terjadi selama tiga minggu tiga hari dari tanggal 27 Oktober 1945 hingga 20 November 1945 di Surabaya. Dalam peperangan tersebut, secara militeristik pasukan sekutu menang melawan para pejuang Indonesia, namun pejuang Indonesia menang secara taktik dan psikologis dimana perang tersebut berhasil menarik perhatian dunia internasional dan terbukti berhasil menekan pasukan sekutu untuk berhenti membantu Belanda merebut kemerdekaan Indonesia.

Perang tersebut memakn korban sebanyak 6000-16.000 jiwa dari pihak Indonesia dan lebih dari 200.000 jiwa mengungsi ke daerah-daerah pedesaan. Pertempuran berdarah di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa tersebut telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk melakukan perlawanan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada hari 10 November ini kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan oleh Republik Indonesia hingga sekarang.