360 RAPAT KOORDINASI EMPAT PILAR DI LINGKUNGAN PENGADILAN TINGGI AGAMA JAWA BARAT

Seputar Peradilan

RAPAT KOORDINASI EMPAT PILAR DI LINGKUNGAN PTA JAWA BARAT

IMG 20200415 WA0009

KUNINGAN – Menindaklanjuti surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat Nomor : W10-A/1584/HM.01/IV/2020, tanggal 14 April 2020, perihal "Rapat Koordinasi Empat Pilar Di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat Melalui Zoom Meeting (teleconference)". Maka pada hari Rabu, tanggal 15 April 2020 Pengadilan Agama Kuningan mengadakan Rapat Koordinasi dengan PTA Jawa Barat melalui aplikasi zoom meeting. Rapat tersebut dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB di Ruang Command Center Pengadilan Agama Kuningan yang diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Panitera Pengadilan Agama Kuningan.

IMG 20200415 WA0007

Dalam rapat empat pilar tersebut merupakan bentuk koordinasi antara PTA Jawa Barat dengan seluruh Pengadilan Agama se-Wilayah Jawa Barat dalam pelaksanaan tugas selama masa penyebaran Covid-19. Sebagai pembicara dari PTA Jawa Barat yaitu Ketua PTA Jawa Barat Drs. M. Taufik H.Z. M.H.I., Wakil Ketua PTA Jawa Barat Dr. H. Empud Mahpudin, S.H., M.H. dan Sekretaris PTA Jawa Barat Drs. H. Ach Jufri, S.H., M.H. dan diikuti seluruh Pengadilan Agama di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat.

Materi yang dibahas selama rapat koordinasi tersebut diantaranya yaitu mengenai kebijakan dan langkah-langkah apa saja yang diambil oleh masing-masing satker selama masa penyebaran Covid-19 baik itu dalam pelaksanaan tugas pegawai, pelaksanaan jadwal sidang maupun dalam hal pelayanan perkara kepada para pihak, dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai kebijakan nasional terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek yang berimbas pada pembatasan perkara tabayun untuk Pengadilan Agama yang berstatus PSBB tersebut.

IMG 20200415 WA0011 1

Semoga dengan adanya rapat teleconference ini menjadi momentum bagi seluruh aparatur pengadilan di Wilayah Jawa Barat khususnya Pengadilan Agama Kuningan untuk tetap meningkatkan pelayanan yang prima serta pengabdian kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 demi terwujudnya visi Mahkamah Agung yakni terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung.